Pusat

Pusat Ada debar yang pesat Pada 00 yang berlari sebagai detik serbalesat Titik mula adalah kau yang bangun dan likat Menunduk pada sedalam dalam do(s)a yang rekat 10/03/19, Oleh: M. Irfan Hidayatullah…

Arah

Arah Semua tanda panah menunjuk kepadaku Sementara pencarian sekian lama ini telah begitu jauh ditempuh Garis finish, puncak gunung, daratan ternyata hanya poster di dinding depan meja belajar ini Sem…

Menjadi

Menjadi Setiap hari selalu ada yang tumbuh Hanya kuterlalu sibuk melihat yang luruh Menyesali bunga indah yang gugur Meluputi dedaun hijau kecil yang subur (Pagi cerah tanpa secangkir kopi, Kudisodori…

Hilang

Hilang Genggam yang kaubanggakan matimatian itu Peluk yang kaucintai melebihi apa pun itu Penjara yang kaumusuhi takhabishabis itu Kawal yang kaupujapuji setinggi langit itu Pastikan kau abadi tuklaku…

Pagi Ini Langit Cerah Sekali

Pagi Ini Langit Cerah Sekali Di kursi reyot depan rumahnya Hayat menyaksikan burung ceria berlompat-lompat. Cericitnya menghibur sunyi hati. Dari atas sana suara pesawat terbang melewati langit benakn…

Singgah

Singgah Siapa yang takpernah singgah barang sekejap saja pada ruang tanya dalam dekap fana? Seperti ini senja duduk merenung di lanskap cerita menunggu koda Apa yang takpernah singgah pada gelisah dan…

Ringan

Ringan menanti itu ringan harapan yang membuatnya berat seperti seorang ojek payung menunggui mendung siang ini terik. aku memesan sesegar doa sebelum kita berjumpa… 2019 Oleh: M. Irfan Hidayatu…

pukat

pukat pada pekat ia terjerat doa yang ditebar entah siapa menbekapnya likat tetestetes dosa tlah gelombang menggulung membebat ia adalah ikanikan yang bergerumul riang digiring menuju darat detikdetik…

Bambu Wulung

Copyright © 2016 Komunitas Bambu Wulung | web managed by PT. Rekacipta Teknologi Indonesia