Meraba Cuaca

Meraba Cuaca (Kita sudah sulit mengalami Panas di luar sana hanya ada pada imaji Coba tempel tanganmu di kaca jendela ini Coba lihat mimik muka dan gu…

Menghapus Jejak

Menghapus Jejak Sebenarnya kucatat jejak itu Jauh di dasar jiwa yang sesekali hadir menggelisahkan Sesungguhnya tercatat tapak itu Jauh di dasar makna…

Undangan Istimewa

Undangan Istimewa Ilmu Pengetahuan tak menjangkau ayat itu, meski sudah 14 abad yang lalu. Ilmu Pengetahuan itu tahu ayat itu, meski sudah dijalani se…

Berada Saatnya

Berada Saatnya Menikam pada saatnya Berada saatnya ada Bercerita pada saatnya Berada saatnya tak ada Berlari pada saatnya Berada saatnya terjadi Kemas…

Saat Becermin

Saat Becermin Aku tercenung saat melihat dirinya di kaca jendela itu Sosok serupa dirinya berbaur dengan segala di luar sana Semua yang jadi latar bel…

Hujan Deras Menunggumu di Teras

Hujan Deras Menunggumu di Teras Keluarlah. Ada yang menggigil menunggu selimut doa. Di dekapan gelap ia berharap berjumpamu yang dikuyupi cahaya. Lipa…

Menghitung Rintik Hujan

Menghitung Rintik Hujan Detikdetik itu gagal menampung ketukan Dan aku yang berkubur dalam nadanada minor politik negeri ingkarjanji ini Menunggumu me…

Pusat

Pusat Ada debar yang pesat Pada 00 yang berlari sebagai detik serbalesat Titik mula adalah kau yang bangun dan likat Menunduk pada sedalam dalam do(s)…

Arah

Arah Semua tanda panah menunjuk kepadaku Sementara pencarian sekian lama ini telah begitu jauh ditempuh Garis finish, puncak gunung, daratan ternyata …

Bambu Wulung

Copyright © 2016 Komunitas Bambu Wulung | web managed by PT. Rekacipta Teknologi Indonesia