Menempuh (5) – Ruang Makna

Menempuh (5) Ia kini bagian dari balapan motor-motor Pengejar matahari. Tentu saja dibanding motor-motor baru dan matic, motornya agak terseok, tapi i…

Menempuh (4) – RUANG MAKNA

Menempuh (4) Matahari terbit. Ya, matahari terbit. Sesosok makhluk yang kerap dicemburuinya. Keikhlasan jenis apa yang dimiliki makhluk itu untuk kons…

Menempuh (2)

Menempuh (2) Semua sudah dikemasnya, termasuk kantuk itu. Tas ransel dah penuh, menggelembung, seperti akan meledak. Perjalanan membisikinya untuk tet…

Menempuh (1)

Menempuh Dia dan perjalanan itu sudah sangat dekat. Akrab, bahkan. Ya, perjalanan adalah sahabatnaya. Mungkin kali ini kau melihat dia semdirian, tapi…

Ingatan

Ingatan Daun yang melayang di atas kepalamu bisa diingat oleh burung di dahan itu Kau yang sedang menggenggam buku sejarah dan (merasa) paham tentang …

KERETA TERAKHIR

KERETA TERAKHIR @ Didik Akhmadi tak seperti siangnya yang terlihat indah mempesona terlukiskan lautan membiru dan pantai putih bersih pada sisi satuny…

Dzikir Pagi

Dzikir Pagi sengaja kupercepat makan sahurku melangkah menuju mesjid tua di sebelah sana asanya mendengarkan suara imam yang lebih tartil bacaan Alqur…

Mencari Kata

Mencari Kata Hilang kata saat keluar dari rumahnya Yang serba halus tlah dirampas gergasi kota Raib makna saat dilempar ke gelanggang nyalang Yang ser…

Gubuk desa

Mari berteduh di sini bila kau rasakan panas pengap udara luaran Mari berteduh disini kita bisa pertautkan hati menyamakan frekuensi perasaan Mungkin …

Bambu Wulung

Copyright © 2016 Komunitas Bambu Wulung | web managed by PT. Rekacipta Teknologi Indonesia