Menempuh (5) – Ruang Makna

Menempuh (5) Ia kini bagian dari balapan motor-motor Pengejar matahari. Tentu saja dibanding motor-motor baru dan matic, motornya agak terseok, tapi i…

Menempuh (2)

Menempuh (2) Semua sudah dikemasnya, termasuk kantuk itu. Tas ransel dah penuh, menggelembung, seperti akan meledak. Perjalanan membisikinya untuk tet…

Menempuh (1)

Menempuh Dia dan perjalanan itu sudah sangat dekat. Akrab, bahkan. Ya, perjalanan adalah sahabatnaya. Mungkin kali ini kau melihat dia semdirian, tapi…

Marwah

Marwah memungut aksara pada jejakjejak jiwa tertegun dia pahami hakikat kesunyatan para tetua waktu mengikatnya serupa akar liliti tebing di tepian sa…

Hijrah

Hijrah Detik yang meninggalkanmu Diamdiam membuatkanmu jembatan Lalu berbisik di hatimu tentang pelajaran “Di seberang sana kau akan kembali pad…

Renik

Renik Pada peristiwa Kau sang tokoh utama Dihidupi dan menghidupi cerita Menelusup halus segala wacana Ibarat makna merasuki setiap buluh kekata Pada …

Tak Merasa

Tak Merasa dunia jadi lain saat kata berselimut kain makna bersimulakra muncul dari media memecahmecah saudara berseteru rebutan hampa kenapa jadi rab…

Berjalan

Berjalan Kaki malam melangkahkanku ke tengah kerumunan mesin berderum. Dan asap dan bising dan jiwajiwa pudar meranggas seperti daun di kanvas pohon i…

Ingatan

Ingatan Daun yang melayang di atas kepalamu bisa diingat oleh burung di dahan itu Kau yang sedang menggenggam buku sejarah dan (merasa) paham tentang …

Bambu Wulung

Copyright © 2016 Komunitas Bambu Wulung | web managed by PT. Rekacipta Teknologi Indonesia